Pemberdayaan Kader Paliatif melalui Pelatihan Penyuluh Waspada Kanker dalam Upaya Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker

Authors

  • Stepanus Maman Hermawan Universitas Kristen Krida Wacana Author
  • Roslina Sinaga Yayasan Kanker Indonesia Author
  • Malianti Silalahi Universitas Kristen Krida Wacana Author
  • Nur Akbar Universitas Kristen Krida Wacana Author

Keywords:

cancer, community, early detection, health education, lay workers, deteksi dini, edukasi kesehatan, kader, kanker, komunitas

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia yang memerlukan upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker menjadi tantangan dalam pengendalian penyakit ini, sehingga diperlukan strategi edukasi yang efektif. Kader paliatif memiliki peran strategis sebagai agen edukasi kesehatan di masyarakat, namun keterbatasan pengetahuan dan keterampilan penyuluhan masih menjadi hambatan dalam optimalisasi peran tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader melalui pelatihan penyuluh waspada kanker. Pelatihan dilaksanakan di Graha Yayasan Kanker Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam dua angkatan pada tanggal 21 - 25 Oktober 2025 dan 28 - 30 Oktober 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 48 kader paliatif. Metode pelatihan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi penyuluhan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 50% menjadi 88%, serta peningkatan keterampilan penyuluhan dengan mayoritas peserta berada pada kategori baik dan sangat baik. Pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi kader sebagai penyuluh kesehatan di komunitas dan berpotensi dikembangkan sebagai model pemberdayaan kader dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker secara berkelanjutan.   Cancer is one of the leading causes of mortality in Indonesia and requires community-based promotive and preventive efforts. Low public awareness regarding early cancer detection remains a major challenge in disease control, highlighting the need for effective health education strategies. Palliative care volunteers play a strategic role as community health educators; however, limited knowledge and counseling skills hinder the optimization of their roles. This community service program aimed to enhance the capacity of lay workers through a cancer awareness training program. The training was conducted at the Indonesian Cancer Foundation Jakarta Province in two batches, held on October 21 - 25, 2025 and October 28-30, 2025, involving 48 participants. The training applied a participatory educational approach through interactive lectures, group discussions, and simulation-based counseling practice. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments as well as observation of counseling skills. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with mean scores increasing from 50% to 88%, along with enhanced counseling skills, where most participants achieved good and very good categories. This training proved effective in improving the competence of lay workers as community health educators and has the potential to be developed as a sustainable community empowerment model for cancer prevention and early detection

Downloads

Published

01-03-2026

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)