UPAYA KOORDINASI PEMENUHAN HAK ANAK MARGINAL ATAS PENDIDIKAN DAN KESEHATAN DI KARANGASEM DAN DENPASAR
Keywords:
hak anak marginal, pendidikan, kesehatan , marginalized children’s rights, education, healthAbstract
Tantangan anak-anak marginal pada masyarakat urban diantaranya adalah keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan. Ini bukan hanya masalah di masyarakat itu sendiri, tetapi menjadi permasalahan sosial di perkotaan. Mencari akar permasalahan penting untuk menentukan arah sinergisitas bantuan dan dukungan yang bisa diberikan untuk pemenuhan hak anak-anak marginal. Koordinasi antar instansi, antar pemerintah daerah menjadi dasar menentukan arah layanan yang dapat diberikan. Anak-anak pada situasi apapaun adalah tanggung jawab negara untuk memenuhi hak-haknya. Kepedulian semua komponen masyarakat menjadi ujung tombak keberhasilan sinergi banyak pihak. Layanan pemenuhan hak anak marginal atas pendidikan dan kesehatan dimulai dari membuka cakrawala pemahaman masyarakat sendiri.
Challenges for marginalized children in urban communities include limited access to education and health. This is not only a problem in society itself, but is a social problem in urban areas. Finding the root of the problem is important to determine the direction of synergy of assistance and support that can be provided to fulfill the rights of marginalized children. Coordination between agencies and regional governments are the basis for determining the direction of services that can be provided. Children in any situation are the state’s responsibility to fulfill their rights. Concern for all components of society is the spearhead of the successful synergy of many parties. Services to fulfill marginalized children’s rights to education and health start from opening the horizons of understanding in society itself.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Luh Putu Yunianti Suntari, AA Sriwahyuni, Luh Putu Anggreni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.