OPTIMALISASI KUALITAS HIDUP LANSIA MELALUI SKRINING DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN EDUKASI KESEHATAN MENTAL DI POSYANDU KARTIKA DI KELURAHAN DAUH PURI KECAMATAN DENPASAR

Authors

  • Ni Luh Pt Suardini Yudhawati Stikes Kesdam IX/Udayana Author
  • Triana Puspadewi Stikes Kesdam IX/Udayana Author
  • Silvia Intan Wardani Stikes Kesdam IX/Udayana Author

Keywords:

Kualitas hidup lansia, Kesehatan mental, Skrining dini, Quality of life in the elderly, Mental health, Early screening

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia seiring meningkatkan masalah kesehatan yang terjadi pada lansia ,perubahan emosional yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. Berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia, sekitar 20% dari populasi lanjut usia di seluruh dunia mengalami masalah kesehatan mental atau neurologis, di mana depresi dan demensia merupakan dua isu yang paling sering ditemukan. Masalah -masalah ini, jika tidak ditangani, akan berkembang dalam masalah fisik, mental dan sosial yang kompleks yang terkait dengan kesehatan dan kebahagiaan mereka. Kesehatan dan kesejahteraan lansia sangatlah penting. Tujuan kegiatan pengadian masyarakat ini adalah mendeteksi dini penyakit tidak menular dan mendeteksi dini kesehatan mental lansia agar kualitas hidup lansia meningkat. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini mencakup deteksi dini dan edukasi mengenai kesehatan mental lansia. Peserta dalam pengabdian masyarakat ini adalah lansia yang tinggal di lingkungan Kartika yang berjumlah 23 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kuisioner pengetahuan tentang kesehatan mental serta pemeriksaan fisik ,cek gula darah dan tekanan darah dilakukan sebelum senam lansia di dapatkan hasil pre tes didapatkan hasil 65% dengan katagori cukup dan setelah di berikan edukasi pengetahuan meningkat menjadi lebih 75% dengan katagori baik. Luaran wajib dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah perubahan tingkat pengetahuan dan memahami tentang penyakit tidak menular lansia tentang kesehatan mental serta Penting upaya promotif dan preventif yang tidak hanya berdampak pada lansia.

 

The increasing number of elderly people is accompanied by increasing health problems that occur in the elderly, emotional changes that can affect mental health. Based on a report from the World Health Organization, about 20% of the elderly population worldwide experiences mental or neurological health problems, where depression and dementia are the two most frequently found issues. These problems, if not addressed, will develop into complex physical, mental and social problems related to their health and happiness. The health and well-being of the elderly are very important. The purpose of this community service activity is to detect non-communicable diseases early and detect the mental health of the elderly early so that the quality of life of the elderly increases. The methods used in this community service include early detection and education about the mental health of the elderly. Participants in this community service are elderly people who live in the Kartika area, totaling 23 people. Data collection was carried out by administering a knowledge questionnaire about mental health as well as a physical examination, blood sugar checks and blood pressure were carried out before the elderly exercise, the pre-test results obtained were 65% with a sufficient category and after being given education, knowledge increased to more than 75% with a good category. The mandatory outcomes of this community service activity are changes in the level of knowledge and understanding of non-communicable diseases in the elderly, mental health, and the importance of promotive and preventive efforts that impact not only the elderly.

Downloads

Published

01-03-2026

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1-10 of 38

You may also start an advanced similarity search for this article.