PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI WANITA PADA SISWA PUTRI DI SMPN 1 DAWAN KLOD KLUNGKUNG

Authors

  • IDK Surinati Poltekkes Kemenkes Denpasar Author
  • Ni Nyoman Hartati Poltekkes Kemenkes Denpasar Author

Keywords:

penyuluhan kesehatan, siswa wanita, kesehatan reproduksi wanita, health education, female students, women's reproductive health

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik,  mental dan sosial secara utuh,  yang  tidak  semata-mata  bebas  dari  penyakit  atau  kecacatan, dalam  semua  hal yang  berkaitan  dengan  sistem  reproduksi, serta  fungsi  dan  prosesnya.Pengenalan tentang kesehatan reproduksi dimaksudkan juga agar anak mempersiapkan diri dalam menghadapi datangnya menarche yang menjadi salah satu tanda pubertas dan umumnya dialami remaja pada usia sekolah. Anak-anak perempuan yang tidak mengenal tubuhnya dan bagaimana proses reproduksi berlangsung, menimbulkan respon negatif yang  membawa dampak buruk pada perilaku remaja saat menghadapi menstruasi khususnya perilaku menstural hygiene  yang akan dapat menimbulkan berbagai penyakit /gangguan alat reproduksi.

Tingkat pengetahuan siswi SMPN 1 Dawan Kelod  sebelum diberi penyuluhan tentang kesehatan reproduksi wanita sebagian besar berada pada tingkat pengetahuan yang kurang (60%), hanya 24% yang berpengetahuan cukup tentang kesehatan reproduksi  yang meliputi  alat reproduksi, menstruasi dan cara pemeliharaan kesehaan alat reproduksi.  dan setelah diberi penyuluhan tingkat pengetahuan siswi sebagian besar menjadi baik ( 84%).

Pengetahuan (Knowledge) adalah suatu proses dengan menggunakan pancaindra (penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba) yang dilakukan seseorang terhadap objek tertentu sehingga menghasilkan pengetahuan dan keterampilan.Seseorang dapat mengetahui sesuatu berdasarkan pengalaman yang telah dimiliki, selain pengalaman, seseorang juga menjadi tahu karena diberitahu oleh orang lain.

Banyak faktor yang memepengaruhi pengetahuan seseorang diantaranya Faktor pendidikan; Pendidikan  diperlukan  untuk  mendapatkan  informasi.  Makin tinggi tingkat pendidikan  seseorang  maka  makin  mudah  menerima  informasi sehingga  makin  banyak  pula  pengetahuan  yang  dimiliki, sebaliknya semakin kurang  pendidikan  seseorang maka akan  menghambat perkembangan  sikap  seseorang  terhadap  nilai-nilai  yang  baru diperkenalkan. Faktor informasi juga sangat berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan karena informasi  adalah  penerangan,  pemberitahuan,  kabar  atau berita tentang suatu hal. 

Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan khususnya tentang kesehatan reproduksi, Kepada  remaja putri  diharapkan untuk mencari informasi tentang kesehatan reproduksi baik dari media cetak  maupun media elektronik.

 

Reproductive health is a state of complete physical, mental and social well-being, not merely the absence of disease or infirmity, in all matters relating to the reproductive system, and its functions and processes. Introduction to reproductive health is also intended to prepare children for the arrival of menarche, which is one of the signs of puberty and is generally experienced by adolescents at school age. Girls who do not know their bodies and how the reproductive process takes place, cause negative responses that have a negative impact on adolescent behavior when facing menstruation, especially menstrual hygiene behavior which can cause various diseases / disorders of the reproductive organs.

The level of knowledge of female students of SMPN 1 Dawan Kelod before being given counseling on women's reproductive health was mostly at a poor level of knowledge (60%), only 24% had sufficient knowledge about reproductive health which includes reproductive organs, menstruation and how to maintain reproductive health. and after being given counseling, the level of knowledge of most female students became good (84%).

Knowledge is a process using the five senses (sight, hearing, smell, taste and touch) that a person does to a particular object so as to produce knowledge and skills. A person can know something based on the experience they have had, apart from experience, a person also knows because they are told by other people.

Many factors influence a person's knowledge, including education. Education is necessary to obtain information. The higher a person's education level, the easier it is to receive information, thus increasing their knowledge. Conversely, the lower a person's education level, the more it will hinder the development of their attitudes towards newly introduced values. Information factors also greatly influence the increase in knowledge because information is information, notification, news, or reports about something.

It is hoped that health workers will increase outreach activities, especially regarding reproductive health. Young women are expected to seek information about reproductive health from both print and electronic media.

Downloads

Published

01-09-2025

Issue

Section

Articles

Similar Articles

21-30 of 41

You may also start an advanced similarity search for this article.