Penyuluhan Dan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Acetat Untuk Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur Di Pustu Ketewel, Sukawati
Keywords:
kanker serviks, IVA test, Cervical CancerAbstract
Kanker serviks (karsinoma serviks uterus) di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan kanker leher rahim. Kanker serviks merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim (serviks), yaitu bagian terendah dari rahim yang menempel pada puncak vagina. Kanker serviks merupakan masalah kesehatan yang penting bagi wanita di seluruh dunia. Kanker ini adalah kanker kedua yang paling umum pada perempuan yang dialami oleh lebih dari 1,4 juta perempuan diseluruh dunia. Melalui kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan ini diharapkan para WUS dapat memahami tentang cara mendeteksi dini kanker servik dan dapat melakukan pemeriksaan IVA kepada WUS untuk deteksi dini kanker serviks. Bentuk kegiatan berupa penyuluhan dan melakukan pemeriksaan IVA kepada WUS. Hasil evaluasi postest terdapat peningkatan pengetahuan wanita usia subur yaitu sekitar 80% dapat dikatakan baik. Setelah penyuluhan sebanyak 120 orang (88,9%) memiliki pengetahuan baik, 15 orang (11,1%) memiliki pengetahuan cukup dan tidak ada WUS memiliki pengetahuan kurang. Dari162 orang WUS yang melakukan pemeriksaan 9 orang menunjukkan hasil pemeriksaan IVA positif.
Cervical cancer (cervical carcinoma of the uterus) is better known in Indonesia as cervical cancer. Cervical cancer is a malignant tumor that grows in the cervix, the lower part of the uterus that attaches to the top of the vagina. Cervical cancer is a significant health concern for women worldwide. It is the second most common cancer in women, affecting over 1.4 million women worldwide.
Through this outreach and screening activity, it is hoped that women of childbearing age will understand how to detect cervical cancer early and be able to undergo the IVA (Inspection Visual Acetic Acid) for early detection. The activity will include outreach and IVA screening.
The post-test evaluation showed an increase in knowledge among women of childbearing age, with approximately 80% considered good. After the counseling session, 120 women (88.9%) had good knowledge, 15 women (11.1%) had adequate knowledge, and no women had insufficient knowledge. Of the 162 women who underwent the examination, 9 had positive IVA results.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Nyoman Hartati, Nengah Runiari, Suratiah Suratiah, IDK Surinati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.