PENINGKATAN SIKAP SISWA MELALUI PENYULUHAN DAN SIMULASI CPR (CARDIOPULMONARY RESUSCITATION) PADA KASUS HENTI JANTUNG
Keywords:
Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), Metode Simulasi, Penyuluhan Kesehatan, Sikap Siswa, Henti Jantung, Simulation Method, Health Education, Student Attitudes, Cardiac ArrestAbstract
Kegawatdaruratan seperti henti jantung dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, dengan angka kejadian yang terus meningkat. CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) merupakan tindakan pertolongan pertama yang penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban, namun masih banyak remaja yang belum memiliki pengetahuan dan sikap yang memadai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Pendidikan Kesehatan dengan metode penyuluhan kepada siswa SMA X Tulungagung tentang CPR. Kegiatan dilaksanakan pada 5 februari 2026. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menganalisis perbedaan sikap sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa penyuluhan berbasis simulasi efektif dalam meningkatkan sikap siswa, sehingga perlu dilakukan pelatihan CPR secara berkelanjutan untuk meningkatkan peran siswa sebagai penolong dalam penanganan kegawatdaruratan.
Emergency conditions such as cardiac arrest can occur anytime and anywhere, with an increasing incidence rate. CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) is an essential first aid intervention to improve the survival chances of victims; however, many adolescents still lack adequate knowledge and attitudes regarding this procedure. This activity aimed to provide health education through counseling methods to students of Senior High School X Tulungagung about CPR. The activity was conducted on February 5, 2026. The evaluation was carried out by analyzing differences in attitudes before and after the counseling session. The results showed that there was a significant difference in students' attitudes before and after the intervention. It can be concluded that simulation-based counseling is effective in improving students’ attitudes. Therefore, continuous CPR training is necessary to enhance students' roles as bystanders in emergency situations.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yitno, Aesthetica Islamy, Lasman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.